Baliho dan Spanduk Mulai Dipasang

KUPANG, PK -- Rencana Panitia Daerah HPN 2011 untuk memasang minimal 100 baliho dan 200 spanduk dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2010 yang akan digelar di Kupang, 5-9 Februari 2011, mulai direalisasikan. Pemasangan baliho dan spanduk diawali dari Sekretariat Panitia Daerah di kompleks Stadion Oepoi, Kupang.

Koordinator Seksi Perlengkapan, Ronny Fernandez, S.E, di sela- sela pemasangan baliho dan spanduk di kompleks Stadion Oepoi, Kupang, Kamis (6/1/2011), mengatakan, pemasangan baliho dan spanduk diawali dari sekretariat panitia, kemudian di semua sudut Kota Kupang juga akan dipasang. Menurut Ronny, titik-titik pemasangan sudah ditetapkan, sehingga dalam satu minggu ke depan diharapkan semua baliho dan spanduk sudah terpasang.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Panitia, Drs. Ary Moelyadi, M.Pd, untuk baliho dan spanduk, sesuai instruksi dari Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT, semua dinas, badan dan instansi tingkat propinsi masing-masing diwajibkan untuk membuat satu baliho. Instruksi tersebut, kata Ary, sudah diteruskan oleh panitia dengan mengirim surat ke semua instansi agar segera menindaklanjutinya.

"Kami harapkan semua instansi segera memasang baliho dan spanduk mereka. Kalau memang mereka butuh desain baliho dan spanduk, bisa menghubungi sekretariat panitia setiap hari kerja di kompleks Stadion Oepoi, Kupang. Keseriusan daerah untuk menyambut event yang besar ini juga ditunjukkan dengan meriahnya sambutan masyarakat. Spanduk dan baliho yang dipasang dimaksudkan agar mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam hari bersejarah ini," kata Ary.

Tingkatkan Koordinasi
Meningkatnya kesibukan persiapan pelaksanaan membuat Ary Moelyadi juga mengingatkan semua seksi agar meningkatkan koordinasi. Ary berharap, semua kebutuhan penyelenggaraan sudah terdata dan dikoordinasikan dengan seksi lain agar ada sinergi.

"Hal-hal teknis sudah harus disiapkan dari sekarang. Kalau ada yang sudah harus dikerjakan, segera selesaikan. Kalau memang butuh koordinasi dengan seksi lain harus dikoordinasikan sehingga semua berjalan searah. Manfaatkan sekretariat panitia yang sudah ada untuk mendiskusikan hal-hal yang belum dikerjakan," kata Ary. (eko)

Mantapkan Seminar Pertambangan

SEKSI konvensi dan seminar panitia Hari Pers Nasional (HPN) menggelar rapat untuk memantapkan acara seminar pertambangan, di ruang kerja sekretaris dinas pertambangan dan energi Propinsi NTT, Kamis (6/1/2011).

Dalam rapat itu, disepakati bahwa panitia lokal akan mengusulkan ke panitia HPN di Jakarta agar pelaku pertambangan di NTT bisa menjadi pembicara dalam seminar nasional dengan tema seminar nasional masa depan pertambangan NTT.

Usulan ini disampaikan koordinator seminar dari dinas pertambangan dan energi propinsi NTT, Ir. Stefanus I Ratoe Oedjoe dalam rapat teknis tersebut.

Ketua Seksi konvensi dan seminar panitia HPN daerah, Aser Rihi Tuga menjelaskan, panitia HPN pusat telah membuat proposal mengenai seminar termasuk pembicara pada seminar tersebut dan jumlah peserta 200 orang.

Pembicara yang diusulkan adalah Drs. Yohanes Bria, Drs. Joachim Lopez, Brigpol Suhardi Alius, Cristo, OFM., Dr, Beny K Harman, Yusuf Merukh dan dari asiosiasi pertambangan.
Mendengar hal tersebut, Ratoe Oedjoe mengusulkan agar panitia daerah bisa mengusulkan ke panitia pusat untuk memberikan kesempatan kepada pengusaha pertambangan yang ada di NTT dan yang sudah berusaha serta memiliki IUP karena pengusaha yang sudah masuk di NTT yang tahu mengenai kondisi NTT. "Kami usulkan agar Yusuf Merukh bisa diganti oleh pengusaha yang sudah memiliki IUP di NTT. Kami usulkan perusahaan SMR," ujar Ratoe Oedjoe.


Sementara mengenai persiapan teknis lainnya, Rihi Tugu menjelaskan, kegiatan dilaksanakan pada (7/2/2011) di aula rujab gubernur NTT. Direncanakan mulai pukul 09.00 Wita hingga 17.30 Wita.

Meskipun jumlah peserta yang diusulkan dari HPN pusat sebanyak 200 orang tetapi panitia daerah khususnya seksi seminar akan mengeluarkan undangan sekitar 250 sampai 300 orang. Persiapan teknis lainnya yang dibicarakan diantaranya kartu identitas, mesin fotocopy dan lainnya

Rapat ini dihadiri juga wakil koordinator, Boni serta notulis, operator dan bagian dokumentasi yang merupakan panitia yang dibentuk dari distamben. (ira)

Pos Kupang 7 Januari 2011 halaman 9

Tidak ada komentar: